Awalnya packing beberapa puluh kemasan sehari mungkin masih terasa ringan. Tapi ketika pesanan mulai naik, jumlah kemasan yang harus diselesaikan bisa ikut menumpuk.
Produk sudah selesai dibuat, tetapi masih harus ditimbang, diisi, lalu ditutup satu per satu. Kalau kondisi seperti ini mulai sering terjadi, mungkin sudah waktunya usaha di Palembang mempertimbangkan mesin packaging.
Lihat Berapa Lama Packing Selesai
Coba hitung waktu yang dibutuhkan dari produk siap dikemas sampai seluruh kemasan selesai.
Kalau produksi sudah selesai lebih dulu, tetapi packing masih berlangsung berjam-jam setelahnya, berarti proses pengemasan mulai membutuhkan perhatian.
Waktu yang terlalu panjang untuk packing juga bisa membuat produk lebih lama masuk ke tahap penyimpanan atau pengiriman.
Kemasan Menumpuk di Meja Kerja
Tanda lainnya bisa terlihat langsung di area produksi.
Produk sudah tersedia, kemasan sudah disiapkan, tetapi proses pengisian dan penutupan belum selesai. Akhirnya, kemasan kosong dan produk yang belum dikemas mulai menumpuk.
Kalau hal ini terjadi terus-menerus, coba evaluasi bagian mana yang membuat proses berjalan lambat.
Pekerjaan yang Sama Dilakukan Berulang Kali
Packing manual biasanya terdiri dari pekerjaan yang berulang.
Menimbang, mengambil produk, memasukkan ke kemasan, kemudian menutupnya. Ketika jumlah produk masih sedikit, pekerjaan tersebut mungkin tidak terlalu terasa.
Namun saat jumlah kemasan mencapai ratusan atau bahkan lebih, pekerjaan yang sama bisa menyita banyak waktu dan tenaga.
Di sinilah mesin pengemas dapat dipertimbangkan untuk membantu bagian proses yang paling repetitif.
Tidak Semua Proses Harus Langsung Dimaksimalkan
Menggunakan mesin bukan berarti seluruh proses packaging harus langsung dibuat otomatis.
Lihat dulu bagian yang paling membutuhkan bantuan.
Jika masalahnya ada pada penimbangan, mesin weigher bisa menjadi salah satu pilihan. Kalau proses pengisian yang memakan waktu, bisa mempertimbangkan mesin filling.
Sementara untuk proses penutupan kemasan, tersedia pilihan mesin sealer. Untuk produk tertentu, proses vacuum juga dapat dipertimbangkan.
Bandingkan Waktu Manual dengan Kebutuhan Produksi
Sebelum memilih mesin, coba bandingkan kemampuan packing saat ini dengan target produksi.
Misalnya saat ini satu orang membutuhkan waktu cukup lama untuk menyelesaikan sejumlah kemasan. Ketika pesanan meningkat dua atau tiga kali lipat, apakah tenaga yang tersedia masih mampu mengejarnya?
Perhitungan sederhana seperti ini bisa membantu menentukan apakah kapasitas packaging masih cukup atau sudah perlu ditingkatkan.
Perhatikan Jenis Produk dan Kemasan
Mesin juga tidak bisa dipilih hanya berdasarkan jumlah kemasan.
Jenis produk dan kemasan tetap perlu diperhatikan.
Snack, kopi, makanan beku, produk cair, dan berbagai produk lainnya bisa memiliki kebutuhan packaging yang berbeda. Begitu juga dengan material dan ukuran kemasannya.
Karena itu, pilihan mesin harus disesuaikan dengan proses yang benar-benar dilakukan.
Saatnya Packing Mengikuti Produksi
Jangan sampai usaha sudah mampu meningkatkan produksi, tetapi bagian packaging masih bekerja dengan cara yang sama seperti ketika pesanan masih sedikit.
Kalau kemasan mulai menumpuk, waktu packing semakin panjang, dan tenaga banyak tersita untuk pekerjaan yang sama, kondisi tersebut bisa menjadi tanda untuk mengevaluasi penggunaan mesin packing.
Kenali Pilihan Mesin POWERPACK
Pelaku usaha di Palembang yang sedang mempertimbangkan mesin packaging dapat mengenal pilihan POWERPACK melalui showroom POWERPACK Jakarta.
Showroom berada di:
JL. Kamal Muara VII, Sentra Industri Terpadu Tahap III, Blok H No. 6, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara - 14470
Telepon: (021) 2951 4991
WhatsApp: 0812-1323-9988
Dengan mengetahui jenis produk, jumlah kemasan, jenis kemasan, dan bagian yang paling banyak memakan waktu, kebutuhan mesin bisa dibicarakan dengan lebih jelas.
Kalau proses packing sudah mulai kewalahan, jangan tunggu sampai menghambat produksi. Kenali pilihan mesin yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Untuk melihat pilihan mesin packaging POWERPACK, kunjungi: