Packing Mulai Menghabiskan Separuh Waktu Produksi? Cek Bottleneck-nya

02 October 2026 | 10:14 WIB
Artikel oleh : Powerpack Indonesia

google

Produksi Sudah Selesai, Tapi Produk Belum Siap Dijual?

Ada usaha yang proses produksinya sebenarnya berjalan cukup cepat.

Produk sudah selesai dibuat, tetapi masih harus menunggu karena proses packaging membutuhkan waktu jauh lebih lama.

Kalau kondisi ini terjadi terus-menerus, packaging bisa menjadi bottleneck dalam alur produksi.

Bukan karena semua proses packing bermasalah. Bisa jadi hanya ada satu tahap yang membuat seluruh pekerjaan menjadi lebih lambat.

Cek Berapa Banyak Waktu yang Dipakai

Langkah pertama cukup sederhana: catat waktu.

Misalnya dalam satu hari produksi membutuhkan waktu 6 jam, sementara 3 jam di antaranya digunakan hanya untuk mengisi dan menutup kemasan.

Artinya, separuh waktu kerja sudah terserap di bagian packaging.

Angka seperti ini perlu diperhatikan, terutama kalau jumlah pesanan terus meningkat.

Semakin banyak produk yang harus dikemas, semakin besar dampaknya terhadap kapasitas produksi harian.

Cari Tahap yang Paling Lambat

Packaging biasanya terdiri dari beberapa tahapan.

Mulai dari menyiapkan kemasan, mengisi produk, menutup kemasan, memberi label, sampai menyusun produk untuk dikirim.

Coba lihat satu per satu.

Apakah proses pengisian yang paling lama?

Apakah penutupan kemasan masih dilakukan satu per satu?

Atau justru pemberian label yang membuat produk menumpuk?

Bagian yang paling lama itulah yang perlu diperhatikan terlebih dahulu.

Jangan Langsung Mengganti Semua Proses

Menemukan bottleneck bukan berarti seluruh sistem packaging harus langsung diubah.

Kalau masalahnya hanya pada pengisian, fokus pada proses tersebut.

Kalau penutupan kemasan yang membuat pekerjaan tertunda, evaluasi bagian penutupannya.

Pendekatan seperti ini membuat efisiensi packing lebih terarah karena mesin digunakan untuk menyelesaikan masalah yang memang terlihat.

Lihat Jenis Produk dan Kemasan

Sebelum menentukan mesin packaging, kenali juga produk yang sedang dikemas.

Produk cair, bubuk, granular, maupun produk padat memiliki kebutuhan berbeda.

Begitu juga dengan bentuk kemasan.

Sachet, pouch, botol, dan kemasan lainnya membutuhkan proses yang tidak selalu sama.

Karena itu, mesin yang dipilih harus menyesuaikan produk dan kemasan, bukan hanya mengejar kecepatan.

Bandingkan Kapasitas Sebelum dan Sesudah Packing

Ada satu hal lain yang perlu dilihat.

Berapa banyak produk yang bisa dihasilkan oleh proses produksi setiap hari?

Lalu, berapa banyak yang mampu diselesaikan oleh bagian packaging?

Misalnya produksi mampu menghasilkan 1.000 pack, tetapi packaging hanya mampu menyelesaikan 500 pack.

Berarti ada ketidakseimbangan kapasitas.

Kalau tidak diperbaiki, produk akan terus menumpuk sebelum bisa masuk ke tahap berikutnya.

Kapan Mesin Packaging Mulai Dipertimbangkan?

Mesin bisa mulai dipertimbangkan ketika bottleneck tersebut terjadi secara rutin dan sudah berdampak pada kapasitas usaha.

Terutama jika:

  • Waktu packing terus meningkat.
  • Produk sering menunggu sebelum dikemas.
  • Target harian sulit tercapai.
  • Tenaga kerja terlalu banyak tersita untuk pekerjaan berulang.
  • Pesanan meningkat tetapi kapasitas packaging tetap sama.

Dalam kondisi seperti ini, penggunaan mesin dapat membantu mempercepat proses tertentu dan membuat alur kerja lebih seimbang.

Mulai dari Bottleneck yang Paling Jelas

Tidak perlu menebak-nebak mesin apa yang dibutuhkan.

Catat waktu setiap proses, cari bagian yang paling lambat, lalu lihat apakah mesin dapat membantu memperbaikinya.

Dengan cara tersebut, keputusan menggunakan mesin packaging menjadi lebih berdasarkan kondisi produksi yang sebenarnya.

Untuk melihat pilihan mesin pengemasan sesuai jenis produk dan proses packaging, kamu bisa melihat Website Resmi POWERPACK.

Alamat Showroom Bali

FOMAC & POWERPACK

Jl. Gatot Subroto Tim. No.36A, Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Telepon: (021) 2951 4991
WhatsApp: 0812-1323-9988

Hai! Selamat datang di website POWERPACK!

Pomin siap membantu Anda. Jangan ragu untuk memberi tahu Pomin kebutuhan kamu.

Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami