Jangan Langsung Cari Mesin
Kalau sedang mencari mesin packaging untuk usaha di Bali, biasanya yang pertama dilihat adalah harga, kapasitas, atau bentuk mesinnya.
Padahal, ada hal yang lebih penting sebelum sampai ke tahap tersebut.
Kamu perlu tahu dulu seperti apa produk yang akan dikemas dan bagaimana proses packing yang berjalan sekarang.
Data tersebut akan membantu mempersempit pilihan mesin sehingga tidak asal membeli mesin yang ternyata kurang sesuai dengan kebutuhan produksi.
1. Jenis Produk yang Akan Dikemas
Data pertama adalah produk.
Apakah produk berbentuk cair, bubuk, granular, atau makanan padat?
Karakter produk sangat berpengaruh terhadap proses packaging.
Sambal, saus, kopi bubuk, gula, keripik, dan produk lainnya tentu memiliki kebutuhan pengemasan yang berbeda.
Karena itu, jelaskan produk secara spesifik ketika mencari mesin.
Kalau memiliki beberapa produk, catat juga mana yang memiliki volume produksi paling besar.
2. Ukuran dan Jenis Kemasan
Selanjutnya, siapkan informasi mengenai kemasan yang digunakan.
Catat ukuran kemasan, bentuknya, serta jenis material yang digunakan.
Misalnya menggunakan pouch, sachet, botol, atau kemasan lainnya.
Informasi ini penting karena mesin packaging tidak selalu dapat digunakan untuk semua jenis kemasan.
Jangan sampai produk sudah cocok, tetapi ukuran atau bentuk kemasannya ternyata tidak sesuai dengan mesin yang dipilih.
3. Target Produksi Harian
Data ketiga adalah jumlah produk yang ingin dikemas.
Berapa pack per hari?
Berapa pack per jam?
Dan berapa lama waktu yang tersedia untuk proses packaging?
Angka ini akan membantu menentukan kebutuhan kapasitas mesin.
Misalnya kebutuhan produksi masih ratusan pack per hari, belum tentu membutuhkan mesin dengan kapasitas yang sangat besar.
Sebaliknya, jika produksi sudah mencapai ribuan pack, kapasitas mesin perlu diperhitungkan lebih serius.
4. Proses Packing yang Ingin Dibantu
Coba lihat proses packaging yang dilakukan sekarang.
Apakah masalahnya ada pada pengisian produk?
Apakah proses sealing terlalu lama?
Atau produk sebenarnya sudah siap, tetapi proses memasukkan dan menutup kemasan membuat pekerjaan menumpuk?
Ini penting dalam cara memilih mesin packaging.
Mesin sebaiknya dipilih berdasarkan proses yang memang ingin dibantu, bukan sekadar karena mesinnya terlihat canggih.
5. Jumlah SKU dan Variasi Kemasan
Kalau usaha memiliki beberapa produk, catat juga jumlah SKU yang akan dikemas menggunakan mesin.
Apakah semua produk menggunakan ukuran kemasan yang sama?
Atau ada beberapa ukuran dan jenis kemasan?
Semakin banyak variasinya, semakin penting memastikan mesin dapat menyesuaikan kebutuhan tersebut.
Data ini juga membantu ketika berdiskusi dengan penyedia mesin mengenai konfigurasi yang paling sesuai.
Setelah 5 Data Ini Siap, Baru Cari Mesin
Kalau lima data tersebut sudah tersedia, proses mencari mesin akan jauh lebih mudah.
Kamu sudah punya gambaran tentang produk, kemasan, kapasitas, proses yang ingin dibantu, dan variasi produk.
Dari sana, pilihan mesin packaging Bali bisa dibandingkan berdasarkan kebutuhan nyata usaha.
Bukan hanya berdasarkan harga atau kapasitas terbesar.
Jangan Sampai Salah Pilih Mesin
Membeli mesin packaging adalah investasi untuk mendukung proses produksi.
Karena itu, semakin jelas data yang disiapkan, semakin mudah menentukan mesin yang sesuai.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan mesin untuk usaha makanan, minuman, oleh-oleh, atau produk lainnya di Bali, mulai dengan mengumpulkan lima data tadi.
Untuk melihat pilihan mesin packaging dan menyesuaikannya dengan kebutuhan produk serta kapasitas produksi, kunjungi Website Resmi POWERPACK.
Alamat Showroom Bali
FOMAC & POWERPACK
Jl. Gatot Subroto Tim. No.36A, Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239
Telepon: (021) 2951 4991
WhatsApp: 0812-1323-9988